Titel Ke-16 bagi Suzuki Endurance Racing Team

2020-09-30T15:45:05+02:00September 30th, 2020|12 Hours of Estoril, 2019-2020|

Tim pabrikan Suzuki ini telah memenangkan gelar juara dunia FIM Endurance World Championship ke-16 mereka. Suzuki Endurance Racing Team merebut kejayaan musim 2019-2020 di Portugal sebagai penutup musim yang sangat ajaib ini.

Suzuki Endurance Team adalah skuad yang mengantongi gelar paling banyak di FIM Endurance World Championship. Tim ini dibesut oleh Dominique Méliand pada 1980 silam dan mendapatkan gelar juara dunia pertama mereka pada 1983. 40 tahun berselang, Suzuki Endurance Racing Team menjadi salah satu tim yang paling ditakutkan di balapan ketahanan. Terakhir, mereka mengklaim kejuaraan tahun 2016 dengan hanya berjarak satu poin dengan GMT94 setelah final yang epik di Oschersleben. Tim Dominique Méliand ini terakhir memenangkan balapan di Bol d’Or tahun 2016 dengan rider Vincent Philippe, Anthony Delhalle dan Etienne Masson.

Kecelakaan tragis yang mengorbankan nyawa Anthony Delhalle pada Maret 2017 membuat SERT kehilangan arah. Kedatangan Suzuki GSX-R1000 terbaru juga memaksa tim ini harus mengubah prosedur mereka yang sudah lama mereka lakukan demi memperoleh kenyamanan dengan motor baru dan menyulapnya menjadi motor balapan ketahanan paling garang.

Babak Baru dalam Sejarah Tim
Perjalanan musim 2019-2020 yang dilalui tim ini jauh dari sempurna. Suzuki Endurance Racing Team memiliki bos baru di pertengahan tahun 2019. Dominique Méliand menyerahkan komando kepada manajer tim baru mereka Damien Saulnier yang sebelumnya merupakan manajer tim Junior Team Suzuki selama beberapa tahun. Sementara itu, Vincent Philippe mengumumkan bahwa ia akan pensiun setelah selesai membalap pada akhir 2019.

Namun mulai dari laga pembuka, Bol d’Or 2019, Suzuki Endurance Racing Team menghilangkan semua keraguan dengan memenangkan balapan dengan rider Vincent Philippe, Etienne Masson dan Gregg Black. Suzuki Endurance Racing Team kembali ke puncak, Vincent Philippe mengakhiri karirnya dengan catatan gemilang dan Damien Saulnier mendapatkan pengakuan sebagai manajer tim yang baru.

Setelah finish ke-5 di 8 Hours of Sepang dan hiatus panjang FIM EWC karena krisis kesehatan dunia, Suzuki Endurance Racing Team kembali naik ke podium dengan jajaran rider baru mereka. Etienne Masson, Gregg Black dan Xavier Simeon finish di urutan ke-3 di 24 Heures Motos dan akhirnya tim ini menggapai impian mereka sebagai juara dunia di babak final 12 Hours of Estoril. Mereka berkutat pada posisi ke-4 sepanjang balapan di belakang dua rival utama mereka, YART Yamaha dan F.C.C. TSR Honda France lalu berhasil mengklaim gelar juara dunia FIM EWC 2019-2020.

Bahkan, Damien Saulnier merasa terkejut akan kesuksesan tim ini di musim pertamanya. “Sungguh gila. Ini adalah tantangan besar ketika saya mengambil alih dari Dominique. Semua pencapaian ini juga berkat kerja keras tim. Kami tidak akan berhasil tanpa mereka. Kami memenangkan Bol d’Or dengan mulus, finish ke-5 di Sepang, ke-3 di Le Mans, ke-4 di Estoril dan akhirnya kami berhasil meraih gelar juara dunia. Saya tidak menyangka kami bisa sejauh ini! Kami banting tulang dari tahun lalu untuk menjalankan proyek ini bersama-sama. Menyusun ulang strategi kami, membangun kembali tim, merekrut Xavier untuk menggantikan Vincent – banyak yang harus kami handle bahkan sebelum Covid melanda. Saya sangat senang, jujur saja, dan saya sangat bangga dengan kinerja seluruh tim. Kesuksesan kami utamanya berkat chemistry yang baik di dalam tim, dukungan teknis dari Yoshimura, SERT yang sarat akan pengalaman dan tim yang memiliki pemikiran dan semangat yang sama yang sudah diemban sejak 40 tahun lalu.”

Baca lebih lanjut mengenai Suzuki Endurance Racing Team