Tentang FIM EWC

Tentang FIM EWC2019-09-23T11:27:59+01:00

FIM EWC adalah kejuaraan dunia penuh aksi di mana motor dan sang rider (kebanyakan laki-laki, terkadang perempuan) diuji dalam balapan yang berlangsung selama 8 jam hingga 24 jam.

Musim 2019-2020 terdiri atas lima ronde yang diadakan di Prancis, Jerman, Malaysia, dan Jepang. Dari September 2019 hingga Juli 2020, FIM EWC akan diadakan di sirkuit bergengsi seperti sirkuit Paul Ricard di Castellet dan sirkuit Bugatti di Le Mans di Prancis, dan sirkuit Suzuka di Jepang. Kejuaraan ini juga diadakan di Eropa Timur tepatnya di Oschersleben, Jerman.

Sirkuit Internasional Sepang akan menjadi tuan rumah 8 Hours of Sepang untuk pertama kalinya yang tergabung dalam sebuah pekan balap roda dua dan empat yang bersejarah bagi industri motorsport Asia. 8 Hours of Sepang akan diadakan pada bulan Desember 2019 dan balapan ini juga merupakan ajang kualifikasi untuk Grand Finale Suzuka 8 Hours 2020.

Sejak Eurosport Events menjadi promotor resmi EWC bersama dengan FIM pada 2015, kejuaraan dunia ini telah mengalami peningkatan yang cukup pesat dari segi liputan media dengan disiarkannya balapan ke seluruh dunia dan meningkatnya jumlah penonton yang merupakan hasil dari tumbuhnya minat baru terhadap olahraga ini. Kejuaraan ini juga menarik minat pembalap dari berbagai belahan dunia seiring dengan bertambahnya jumlah tim dan peserta di FIM EWC tiap tahunnya.

FIM EWC memiliki fitur yang membuatnya berbeda dari acara motorsport lainnya. Semua lombanya sebagian diadakan pada malam hari, termasuk balapan 8 jam. FIM EWC adalah salah satu dari sebagian kecil kejuaraan dunia yang memperbolehkan tiap tim memilih ban masing-masing. Keunikan lainnya adalah FIM EWC punya gaya start yang spektakuler a la Le Mans: para pembalap tergopoh-gopoh menyeberangi lintasan untuk menaiki motor mereka saat lampu start padam.

Balapan jarak jauh bisa menjadi sangat melelahkan bagi para pembalap dan motor mereka. Setiap tim memiliki dua atau tiga pembalap yang bergantian memacunya dalam beberapa sesi sebelum menyerahkan motor mereka (mesinnya sangat mirip dengan motor jalanan) kepada salah satu rekan tim mereka.

DUA KATEGORI BALAPAN

Formula EWC untuk FIM EWC Endurance World Championship
Plat nomor belakang hitam, lampu depan putih dan berat minimum 175 kg.
Formula EWC adalah kategori utama kejuaraan ini dan tim diperbolehkan untuk melakukan perubahan demi meningkatkan performa motor saat balapan. Secara keseluruhan, konfigurasi motor tidak boleh melenceng dari model homologasi, tetapi untuk shock, stabilizer, swing-arm, rem, radiator, dan knalpot diizinkan untuk dimodifikasi. Para tim juga diberikan keleluasaan dalam mengatur performa mesin. Sasis motor ini dilengkapi dengan sistem penggantian velg yang cepat.

Superstock untuk FIM World Endurance Cup
Plat nomer belakang merah, lampu depan kuning dan berat minimum 168 kg.
Untuk kelas Superstock, mesinnya sebagian mirip dengan motor produksi massal. Mesinnya disediakan oleh manufaktur dengan aturan modifikasi yang sangat ketat (injector jet dan pemetaan bahan bakar, penguatan kopling, silencer knalpot yang berbeda, dsb.). Velg harus sesuai standar homologasi sehingga para tim butuh strategi pit stop yang bagus.

Di Formula EWC dan Superstock, tangki bahan bakar dimodifikasi untuk 24 liter bensin yang dilengkapi dengan alat pengisi bahan bakar yang cepat.