News

Tahun yang Sibuk Bagi GERT56

2020-01-24T02:20:58+01:00Januari 23rd, 2020|2019-2020, 24 Heures Motos 2020|

GERT56 by GS Yuasa akan menjalani 2020 dengan berbagai kesibukan. Tim asal Jerman tersebut selain menargetkan juara FIM Endurance World Cup juga membidik kemenangan di ajang IDM Superbike dan World Superbike.

GERT56 by GS Yuasa asal Jerman berambisi untuk memenangkan FIM Endurance Superstock World Cup musim 2019-2020. Usai balapan 24 Heures Motos di Le Mans, Prancis, pada 18 dan 19 April mendatang, mereka akan menjadi tim tuan rumah 8 Hours of Oschersleben yang akan dihelat tanggal 6 Juni.

Setelah harus pasrah menyerahkan gelar FIM Endurance World Cup ke Moto Ain tahun lalu, GERT56 by GS Yuasa berjanji akan berjuang sekuat tenaga untuk mengamankan kemenangan di kelas Superstock pada dua balapan yang akan datang. Lucy Glöckner, Stefan Kerschbaumer dan Pepijn Bijsterbosch akan memacu BMW S 1000 RR ditemani oleh Toni Finsterbusch yang bergabung sebagai pembalap cadangan di Le Mans.

Lucy Glöckner pegang komando
Lucy Glöckner, pembalap utama GERT56 by GS Yuasa, memiliki dua balapan lain yang akan ia komandoi. Ia akan kembali membalap di IDM Superbike Jerman bersama GERT56 BMW di sirkuit Sachsenring pada awal Mei mendatang.

Lucy juga dijadwalkan untuk turun di ajang Kejuaraan Dunia FIM Superbike. Ia diprediksi akan mendapatkan wildcard untuk berkompetisi di balapan yang diadakan di Oschersleben pada 1 dan 2 Agustus mendatang tersebut.

Kemampuan membalap Lucy Glöckner tidak usah dipertanyakan lagi. Kegigihannya dalam mengejar tim Honda dengan sengit demi posisi podium di Bol d’Or 2017 akan selalu diingat. Ia juga berhasil menjadi juara kedua Pikes Peak International Hill Climb 2019.

“Tahun yang penuh kejutan sudah menanti kami,” ujar Lucy. “Saya harus mulai dari mana ya? Balapan endurance adalah yang terbaik! Saya benar-benar cinta balapan ketahanan. Musim ini kami sudah bertarung dalam dua balapan super basah dan mendapatkan podium di Sepang, jadi kami masih punya kesempatan untuk meraih gelar dunia. Target utama kami masih sama — menjadi juara dunia tim Superstock di akhir musim ini! Kami harus benar-benar fokus di Le Mans dan meraih poin sebanyak yang kami bisa. Saya juga menunggu-nunggu untuk turun di IDM dan saya bohong jika saya bilang mendapatkan wildcard untuk World Superbike bukanlah hal yang saya tunggu-tunggu. Mungkin ini adalah pencapaian karir terbesar saya. Terima kasih banyak GERT56!”