Setelah 16 Jam: Drama Balapan Malam Hasilkan Balapan Seimbang dan ERC Endurance-Ducati Pimpin Bol d’Or dengan Lima Detik

2022-09-20T03:44:54+02:00September 18th, 2022|2022|

Perebutan gelar juara FIM Endurance World Championship sudah berkecamuk sepanjang malam dan tidak menunjukkan tanda-tanda akan melunak saat memasuki delapan jam final Bol d’Or ke-100 di sirkuit Paul Ricard.

Setelah berada di posisi puncak pada balapan delapan jam dan mempertahankan posisi unggulnya setelah penalti stop and go dan pelanggaran pitstop sebelum tengah malam, ERC Endurance-Ducati sempat putus asa ketika harus menghentikan laju motornya lagi pukul 00:45 untuk penggantian kopling. Penundaan ini menggeser tim Jerman ini ke posisi keempat dan membuat TATI Team Beringer Racing naik ke posisi pertama.

Dengan F.C.C. TSR Honda France – yang waktunya terbuang karena masalah radiator dan knalpot – berada di posisi kelima dan kehabisan banyak waktu untuk mengganti knalpot di jam 03:56, TATI Team Beringer Racing tampaknya punya kesempatan untuk memenangkan FIM Endurance World Championship untuk kategori tim, sebuah pencapaian luar biasa untuk tim privateer Prancis dengan motor Kawasaki ini.

Digawangi oleh Grégory Leblanc yang pernah menjadi juara Bol d’Or empat kali, Leon Haslam yang jadi rider baru di tim, dan bintang muda Bastien Mackels, TATI Team Beringer Racing berada dalam performa yang luar biasa dan terhindar dari kendala yang telah menimpa beberapa tim lawan, seperti BMW Motorrad World Endurance Team, YART – Yamaha Official Team EWC dan Yoshimura SERT Motul yang hanya mampu balapan sedikit di malam hari atau bahkan ada yang tidak balapan sama sekali.

Namun, kesempatan ERC Endurance-Ducati untuk menyabet gelar juara EWC pertama mereka belum berakhir, tim ini kembali unggul pada pukul 06:09 akibat perubahan posisi setelah kendala yang dialami F.C.C. TSR Honda France dan diterapkannya poin bonus yang diberikan pada 16 jam balapan.

Hebatnya, duo tim pemimpin hanya memiliki selisih 5,675 detik dengan delapan jam balapan tersisa dan peluang menambahkan selisih poin lebih banyak bisa didapatkan dari tikungan dan belokan yang ada di babak penentu EWC 2022 ini.

“Kami memiliki beberapa masalah dan sempat disalip oleh tim lain, tapi kami kembali memimpin lagi,” ungkap Xavi Forés, rider ERC Endurance-Ducati asal Spanyol. “Balapan ini masih cukup sulit dan hanya selisih sedikit dengan posisi kedua. Tapi kami baik-baik saja dan saat ini lebih penting untuk mengatur situasi. Motornya bekerja dengan baik dan kami dalam kecepatan yang bagus.”

Dengan Chaz Davies yang mengalami cedera punggung, Forés dan David Checa ambil alih sebagian besar balapan sepanjang malam. “Ketika Anda memimpin, Anda tidak akan merasakan sakitnya,” tambah Forés.

Wójcik Racing Team saat ini berada di depan Viltaïs Racing Igol, F.C.C. TSR Honda France dan Webike SRC Kawasaki France yang telah kembali balapan setelah tergeser dari posisi 10 besar karena sebelumnya mengalami masalah kabel mesin. Team Bolliger Switzerland, Team LRP Poland, MACO Racing and Motobox Kremer Racing melengkapi urutan10 besar Formula EWC di depan Team Moto Ain yang posisinya turun kembali pada malam hari setelah sebelumnya berada di enam besar.

Drama pagi membuat RAC41-Chromeburner di urutan teratas Superstock
OG Motorsport By Sarazin beraksi untuk raih gelar juara FIM Endurance World Cup hanya untuk Alex Plancassagne yang mengalami kecelakaan parah pukul 02:50. Dengan adanya safety barrier di Tikungan 7 yang perlu diperbaiki, safety car dikerahkan saat Plancassagne kembali ke pitlane dengan motor Yamaha yang ia tunggangi mengalami kerusakan parah. Team 18 Sapeurs Pompiers CMS Motostore mewarisi keunggulan kategori – dan memperkuat upayanya untuk dapatkan gelar juara – tapi dua kali berhenti dalam waktu lama yang disebabkan oleh masalah overheat telah membuat posisinya turun dari perebutan gelar juara di balapan ini. BMRT 3D Maxxess Nevers berada dua posisi di depan Wójcik Racing Team yang menduduki posisi atas. Pitlane Endurance saat ini berada di urutan keenam di belakang Team 18 Sapeurs Pompiers CMS Motostore. Masalah teknis telah menyebabkan Team 33 Louit April Moto mengalami penundaan yang cukup lama, sementara kecelakaan sebelumnya untuk Valentin Suchet memaksa National Motos Honda untuk keluar dari balapan dan membuat rider asal Swiss itu membutuhkan perawatan di rumah sakit.

Aksi salip Fores warnai pembukaan Bol d’Or
Lap pembuka meyuguhkan penampilan klasik FIM Endurance World Championship dengan Gregg Black, Mike Di Meglio, Xavi Forés dan Markus Reiterberger bergantian memimpin. Tapi aksi Forés yang menyalip tiga rider sekaligus di trek lurus Mistral yang sangat menakjubkan. Klik DI SINI untuk melihat aksinya.