Nostalgia Viltaïs Racing Igol Raih Mimpi Besar EWC

2022-10-30T06:00:05+01:00Oktober 30th, 2022|2022|

Viltaïs Racing Igol berhasil mengklaim kemenangan di Bol d’Or ke-100 tahun setelah 24 jam balapan yang sulit di Sirkuit Paul Ricard bulan lalu (18 September).

Di depan tribun penonton yang penuh, kemenangan perdana Viltaïs Racing Igol di EWC berlangsung dramatis dan tak terduga, namun tetap menjadi hadiah yang pantas untuk upaya tak kenal lelah manajer tim Yannick Lucot di belakang layar, penampilan mengesankan dari trio rider Florian Alt (Jerman), Erwan Nigon (Prancis), dan Steven Odendaal (Afrika Selatan) serta kontribusi penting dari rider cadangan James Westmoreland (Inggris).

Kemenangan Viltaïs Racing Igol di Bol d’Or berarti empat kemenangan balapan yang diperebutkan di EWC 2022 diklaim oleh empat tim yang berbeda, seperti peluang kejuaraan yang terbuka lebar musim ini. Untuk membuktikan betapa kompetitifnya balapan ini, baik rekor kualifikasi EWC maupun rekor lap balapan di Sirkuit Paul Ricard dipecahkan oleh Illya Mykhalchyk (1 menit 51,641 detik) dan Xavi Forés (1 menit 52,979 detik).

Hingga 90 menit terakhir Bol d’Or, pemimpin klasemen ERC Endurance-Ducati tampaknya sudah pasti menang, namun harus mundur karena kerusakan mekanis saat mereka tengah memimpin balapan. Hal itu membuat Wójcik Racing Team berada di posisi terdepan. Namun, di akhir-akhir balapan, Yamaha milik tim asal Polandia ini melambat, memaksa Mathieu Gines untuk mendorong motornya ke pit untuk perbaikan.

Ketika rider Wójcik Racing Team Dan Linfoot akhirnya kembali ke lintasan, lebih dari lima menit telah sirna bersama dengan harapan kemenangan untuk Gines, Linfoot dan Sheridan Morais saat Viltaïs Racing Igol, tim privateer Yamaha lainnya yang berbasis di Prancis, merenggut posisi terdepan yang mampu mereka pertahankan hingga akhir balapan.

Pasca balapan, rider Viltaïs Racing Igol, Odendaal, mengatakan: “Balapan ini sungguh luar biasa. Berada dalam tim Prancis yang menang di tanah Prancis adalah sesuatu yang luar biasa. Yannick Lucot, bos tim saya, memiliki mimpi yang sangat besar untuk hari ini dan saya dan rekan-rekan setim saya, berusaha menggapainya, jadi kami sangat, sangat senang dengan kemenangan ini. Jelas kami tidak mengharapkan ini, kami hanya tahu bahwa kami harus maksimal dan inilah yang kami lakukan hingga akhirnya kami mendapatkan trofi besar ini. Rasanya luar biasa sekali dan saya sangat senang bisa naik podium EWC pertama saya.”