KM99 Pertegas Ambisi di EWC dengan Dua Rider Papan Atas

2022-10-31T05:37:14+01:00Oktober 27th, 2022|2022|

Tim baru FIM Endurance World Championship KM99 mempertegas ambisinya di EWC 2023 dengan mengontrak dua rider papan atas.

Tim asal Belgia yang dibina oleh Mario Kupper, Gaëtan Schyns dan DG Sport ini baru saja merekrut Bastien Mackels dan Florian Marino untuk memacu motor Yamaha #99 dengan ban Dunlop yang akan turun di balapan kelas EWC.

Mackles, rider Belgia berusia 37 tahun, sebelumnya membalap untuk TATI Team Beringer Racing di Bol d’Or ke-100 bulan lalu setelah sembuh dari cedera yang dialami sejak awal musim. Marino, rider 29 tahun asal Prancis, merupakan bagian dari Webike SRC Kawasaki France yang di Bol d’Or kemarin naik podium.

“Bagi tim yang berbasis di Walloon, sedari awal ada keinginan untuk punya rider asal Belgia yang bagus, tapi hal ini tidak selalu bisa diwujudkan,” kata pemilik Schyns, pemilik tim KM99. “Tapi dengan Bastien bisa diwujudkan. Kami sudah bertukar ide sejak setelah Bol d’Or dan proses setelahnya mengalir dengan lancar. Seorang pembalap pasti mau menang, mau punya perlengkapan yang bagus, dan di tim kami, Bastien sangat paham apa yang kami pertaruhkan. Ia adalah seorang pejuang, seorang jagoan yang pantang menyerah, dan ia cocok dengan kami.”

Schyns melanjutkan: “Kalau soal Florian, dia adalah pilihan pertama kami. Kami berkutat dengan gladiator di sini, dan ada rasa percaya satu sama lain antar rider dan tim. Tim ini butuh tiga tahun untuk diwujudkan, cukup untuk memupuk rasa percaya diri para pembalap kami.”

Kupper menambahkan: “Kami harus membangun susunan yang tidak mudah goyah, mulai dari mekanik, insinyur, dan spesialis shock dari ajang FIM Superbike World Championship. Jadi juara dunia adalah goal jangka menengah. Untuk meraihnya banyak elemen yang harus dipenuhi. Tahun pertama di EWC saya ingin mengandalkan kemampuan Florian Marino, rider pertama tim. Saya berkesempatan untuk berkerja dengannya dua tahun lalu. Ia masih muda, cepat, dan memiliki kepribadian yang menyenangkan. Sementara Bastien memenuhi kebutuhan tim yang berbasis di Walloon, Belgia. Setelah perbincangan lebih lanjut dengannya, kami dengan cepat mengambil keputusan untuk merekrutnya. Kami pernah bekerja sama dengannya tahun 2017 yang berbuah titel juara dunia Superstock. Florian sendiri punya kualitas yang solid, semuanya terlihat amat menjanjikan.”