News

Kilas Balik 8 Hours of Sepang

2020-01-08T10:15:07+01:00Januari 8th, 2020|2019-2020, 8 Hours of Sepang 2019|

Laga perdana 8 Hours of Sepang menyajikan berbagai aksi tak terlupakan. Berikut adalah kilas balik balapan EWC di Malaysia disertai komentar para pemain kunci tentang jalannya balapan.

Balapan perdana FIM EWC di Malaysia berlangsung sengit. Niccolò Canepa, pembalap YART Yamaha asal Italia, masih mengingat dengan jelas detik-detik saat ia melintasi chequered flag“Setelah melintasi garis finish, saya kaget melihat seluruh orang-orang dari paddock mengelilingi dan menyelamati saya di parc ferme! Baru saat itu lah saya sadar betapa gilanya balapan yang baru saja saya menangkan.”

Robin Mulhauser, rider Moto Ain dari Swiss, juga dapat dengan jelas mengingat momen ketika timnya menang di kelas Superstock. “Saya sangat menikmati acara podium. Kami dapat salah satu piala tercantik yang pernah dibuat! Saya sudah cukup familiar dengan Sirkuit Sepang, tetapi akhir pekan itu adalah kali pertama saya melihat Sepang bermandikan cahaya.”

Pujian untuk Sirkuit Sepang
Balapan ketahanan pertama di Malaysia, yang diadakan siang hingga malam hari di bawah pancaran lampu Sirkuit Internasional Sepang, mendapat pujian dari para pembalap.

“Sirkuit ini adalah sirkuit paling indah di antara sirkuit balapan ketahanan lainnya,” ujar pembalap Team ERC Endurance, Louis Rossi.
“Trek ini adalah salah satu yang terbaik, setara dengan Suzuka, karena sejarah dan desainnya yang apik,” kata Erwan Nigon dari Webike SRC Kawasaki France.
Gregory Leblanc, rider JEG Racing Team, menambahkan: “Sirkuit Sepang sangatlah menakjubkan dengan banyaknya tikungan cepat dan sisi trek yang naik turun. Fantastis!”
“Buat saya Sepang sangatlah luar biasa dan saya tak sabar untuk kembali tahun depan,” aku pembalap Webike SRC Kawasaki France asal Spanyol, David Checa. “Menyenangkan sekali bisa membalap di bulan Desember dengan suhu 27°C bersama-sama dengan para rider MotoGP.”

Momen balapan tak terlupakan
Gino Rea asal Inggris, yang merupakan rider Wójcik Racing Team dari Polandia, ingat dengan jelas jalannya balapan. “Saya berbagi lintasan dengan Franco Morbidelli, salah satu rider top MotoGP saat ini, dan saya senang sekali bisa menempati posisi kedua kualifikasi dengan jarak sepersekian puluh detik di belakangnya.”

Jérémy Guarnoni, rider Webike SRC Kawasaki France, menikmati jalannya rangkaian acara balapan di Sepang. “Top 10 Trial sungguh mengasyikkan. Saya rasa sesi seperti ini adalah hal yang bagus diterapkan di balapan EWC lainnya.” Sebagai catatan, Top 10 Trial adalah sesi final kualifikasi di mana 10 pembalap dari 10 tim dengan catatan waktu terbaik kembali ke lintasan untuk satu putaran final yang menentukan posisi start mereka keesokan harinya. Balapan lainnya yang memiliki sesi Top 10 Trial adalah Suzuka 8 Hours.

Edisi pertama Races of Malaysia sukses diselenggarakan
Desember lalu di Sepang –untuk pertama kalinya di Malaysia– balapan ganda Races of Malaysia yang menyandingkan balapan FIM EWC musim 2019-2020 dan final FIA WTCR 2019 sukses digelar. Races of Malaysia membawa pengaruh besar bagi pecinta motosport, khususnya di Asia Tenggara.

Suksesnya Races of Malaysia mendapat apresiasi dari segala pihak yang terlibat. Sirkuit Internasional Sepang memiliki karakteristik trek yang cepat dan terstruktur serta pancaran lampu yang sempurna untuk lomba malam hari. Lomba balap mobil dan motor diadakan di hari yang berbeda sehingga pembalap dari kedua kejuaraan dapat datang saling memberikan dukungan saat sesi latihan maupun di hari balapan.

Semua pembalap juga sangat menikmati acara di luar sirkuit yang melibatkan FIM EWC dan FIA WTCR. Acara pertemuan di hadapan Menara Petronas yang terletak di jantung kota Kuala Lumpur diikuti dengan parade mobil dan motor balap di sepanjang jalan protokol pada Selasa malam pekan balapan. “Bisa berpawai melintasi jalanan Kuala Lumpur dengan kawalan polisi sangatlah keren!” ujar Gregg Black, pembalap Suzuki Endurance Racing Team. “Malam itu adalah malam yang hebat,” kata Mike di Meglio, rider F.C.C. TSR Honda France. Robin Mulhauser dari Moto Ain menambahkan, “Rasanya seperti mimpi yang jadi nyata.” Acara pawai melibatkan empat belas motor balap FIM EWC dan delapan mobil balap WTCR yang diadakan oleh SIC dan Kementerian Pariwisata Malaysia.

Acara besar lainnya yang tak terlupakan bagi semua pembalap dan kru adalah pesta besar untuk semuanya yang diadakan Minggu malam di Sirkuit Internasional Sepang.