News

Ketegangan Diprediksi Akan Terjadi di Edisi Perdana 8 Hours of Sepang

2019-12-14T03:43:00+01:00Desember 14th, 2019|2019-2020, 8 Hours of Sepang 2019|

Edisi perdana 8 Hours of Sepang memiliki tanda-tanda balapan yang akan berlangsung dengan spektakuler: top rider, tim berpengalaman, starting grid yang mengejutkan, dan sirkuit yang fantastis. 8 Hours of Sepang akan dimulai pukul 1 siang waktu Kuala Lumpur (12:00 WIB).

Yamaha Sepang Racing yang muncul sebagai favorit juara 8 Hours of Sepang berhasil tampil gemilang di tantangan pertama mereka. Sebagai tim tuan rumah, mereka sudah sangat familiar dengan lintasan Sirkuit Internasional Sepang dan akan mengawali 8 Hours of Sepang di pole position. Franco Morbidelli, Hafizh Syahrin, dan Michael van der Mark tampil dominan di sesi kualifikasi dan Top 10 Trial.

Honda Asia Dream Racing with Showa menyajikan performa yang mengejutkan dengan menempati posisi kedua berkat rider Moto2 asal Thailand mereka Somkiat Chantra yang tampil memukau di Top 10 Trial. Ia akan membalap bersama rider Malaysia Zaqhwan Zaidi dan rider Indonesia Andi Farid Izdihar. Tim asal Jepang ini dikomandoi oleh Makoto Tamada yang sudah banyak membawa tim juara 10 besar di Suzuka 8 Hours.

F.C.C. TSR Honda France akan mulai balapan dari posisi ketiga di depan tim-tim pabrikan FIM EWC yang sudah siap bertarung dengan segudang pengalaman mereka. Grid keempat hingga kedelapan diisi oleh Webike SRC Kawasaki France, BMW Motorrad World Endurance Team, YART Yamaha, dan Team ERC Endurance.

Tantangan yang Dihadapi Tim Peserta 8 Hours of Sepang

Ini akan menjadi balapan yang cukup sulit bagi Ilya Mykhalchyk dan Markus Reiterberger dari tim BMW Motorrad World Endurance Team karena mereka akan hanya membalap berdua saja tanpa Kenny Foray yang mengalami cedera setelah kecelakaan. Selain BMW Motorrad World Endurance Team, ada enam tim lain yang menurunkan formasi dua pembalap.

YART Yamaha bisa saja menjadi salah satu dari enam tim itu akibat Marvin Fritz yang terpaksa tidak dapat ikut balapan pasca kecelakaan. Namun, ia akhirnya digantikan oleh Karel Hanika yang sebelumnya ditunjuk untuk membalap di Maco Racing Team, salah satu tim satelit Yamaha.

Bagi Team ERC Endurance — tim pabrikan Ducati terbaru di EWC — tantangannya ialah akankah mereka berhasil membawa Panigale V4R secara maksimal dengan rider Ondrej Jezek, Randy de Puniet dan Louis Rossi.

Di antara tim 10 teratas yang patut diperhitungkan adalah BMW Sepang Racing dengan rider Azlan Shah Kamaruzaman, Adam Norrodin dan Julien da Costa; VRD Igol Pierret Experiences yang menunjukkan performa yang konsisten, dan Wójcik Racing Team asal Polandia yang memberikan perlawanan sengit sejak Bol d’Or.

Suzuki Endurance Racing Team yang tampil sebagai juara Bol d’Or akan start dari posisi ke-11, namun tidak akan butuh waktu lama bagi mereka untuk berkompetisi dengan tim lainnya untuk memperebutkan posisi terdepan. Vincent Philippe, rider yang sudah membalap 16 musim bersama SERT, akan menjadikan laga 8 Hours of Sepang ini sebagai balapan terakhirnya dengan tim Suzuki.

Dua tim Superstock – Tone RT Syncedge 4413 BMW asal Jepang dan Moto Ain asal Prancis akan mulai balapan di posisi ke-12 dan 13 dan siap bertanding mati-matian di balapan ini.

Hadir pula tim-tim Superstock yang berasal dari luar Asia yang mencoba peruntungannya di 8 Hours of Sepang. 15 tim ini akan merasakan pengalaman membalap di Sirkuit Internasional Sepang yang terkenal akan cuacanya yang tidak menentu.