News

ERC Endurance Jalani Tes Tertutup di Portimão

2020-01-29T09:20:08+01:00Januari 29th, 2020|2019-2020, 24 Heures Motos 2020|

ERC Endurance dengan motor Ducati baru saja menyelesaikan serangkaian tes dengan hasil yang memuaskan di Portugal bersama staf Ducati Corse.

Ducati Corse mengumpulkan tim-tim Superbike dan Endurance mereka selama dua hari untuk menjalani serangkaian tes di Portimão. Menyusul debut balapan ketahanan mereka dengan Ducati di 8 Hours of Sepang bulan Desember lalu, ini adalah kesempatan ERC Endurance untuk bekerja sama secara langsung dengan teknisi Ducati menjelang 24 Heures Motos.

Julien da Costa, Louis Rossi dan Ondřej Ježek menjajal Panigale #6. Julie Da Costa menjadi yang tercepat dari trio tersebut walaupun tidak membalap dengan Ducati di Sepang. “Saya sangat senang dengan hasil tiga putaran pertama. Saya belum pernah memacu Ducati dengan spek khusus racing dalam 20 tahun karir saya. Ketika gas diputar, Anda bisa langsung merasakan DNA balap yang ada di motor ini. Beda sekali jika dibandingkan dengan motor Jepang atau bahkan BMW. Motornya sangat kokoh dan semuanya dirancang untuk membuat kinerja perangkat lainnya seefisien mungkin.” Julien juga senang dengan perhatian yang Ducati berikan untuk ERC Endurance sebagai tim baru. “Mereka sangat perhatian dan mendengarkan seluruh aspirasi kami. Kami punya perancang mesin yang mengikuti perkembangan kami selama satu tahun, dan kami sering kedatangan dua atau empat teknisi Ducati Corse yang mengawasi perkembangan motor secara langsung. Mereka benar-benar tertarik dan serius dalam industri ini.”

Louis Rossi juga puas dengan hasil tes selama dua hari tersebut. “Kuncinya bagi kami adalah melahap jarak sebanyak mungkin karena kami mengetes mesin untuk balapan ketahanan bersama Ducati dan sebaliknya. Panigale yang satu ini memiliki segudang potensi dari sisi mesin, piranti elektronik, dan sasis. Kami mulai merasa terbiasa dengan motornya. Di Malaysia kami fokus untuk mempelajari banyak hal. Sebaliknya, di Portimão kami melakukan lebih banyak putaran dan tekanannya tidaklah terlalu tinggi bagi kami.”

Manajer tim ERC Endurance, Uwe Reinhardt mengatakan bahwa keterlibatan Ducati amatlah vital dalam pengembangan Panigale V4R untuk EWC. “Mereka terlibat secara konsisten baik di dalam maupun di luar balapan, termasuk sesi latihan tertutup. Kami selalu ditemani oleh satu teknisi Ducati di tiap tes dan balapan karena kami tidak bisa mengutak-atik piranti elektroniknya sendiri. Di Sepang kemarin kami memiliki dua tambahan staf yang sangat paham tentang motor Superbike luar dan dalam, dan untuk Le Mans sepertinya akan sama. Mereka akan melatih dan mendukung kru kami demi penampilan yang maksimal.”