News

Bol d’Or Paling Berkesan bagi Gino Rea

2019-10-17T10:32:29+01:00Oktober 17th, 2019|2019-2020, Bol d'Or 2019|

Wójcik Racing Team sukses menjadi tim kedua yang melintasi garis finish Bol d’Or setelah bertarung dengan sengit di grid terdepan. Gino Rea, sang bintang balapan perdana musim ini, akan mengenang balapan di akhir pekan bulan September di sirkuit Paul Ricard itu selamanya.

Setelah memulai balapan di trek yang digenangi air hujan dengan menunggangi motor Yamaha, Gino Rea menampilkan aksi yang spektakuler sebagai pimpinan balapan. Pembalap Inggris ini bergabung dengan Wójcik Racing Team asal Polandia sejak 24 Heures Motos 2019 dan sebelumnya berkompetisi di ajang FIM Supersport Championship. Rea memimpin balapan dari lap ke-6 hingga saat ia harus masuk pit untuk pengisian bahan bakar. Matanya masih berbinar saat ia membicarakan Bol d’Or beberapa waktu lalu.

“Balapannya dimulai dalam keadaan basah dan banyak titik trek yang digenangi air. Saya tahu saya bisa bersaing secara kompetitif, tetapi ini adalah balapan EWC saya yang pertama di bawah guyuran hujan sehingga saya tidak tahu harus berharap apa. Saya memulai balapan dari posisi 10 dan berhasil menyalip beberapa pembalap hingga tanpa sadar saya sudah dikelilingi oleh pembalap tim pabrikan. Waktu itu saya merasa biasa-biasa saja. Kemudian posisi kedua berhasil diamankan lalu saya pikir pasti keren sekali bisa memimpin balapan, jadi saya balap saja Freddy Foray. Rasanya seperti mimpi bisa memimpin balapan Bol d’Or yang penuh sejarah bahkan untuk satu putaran saja! Saya membuat kesalahan di mana saya tidak bisa menahan hempasan angin hingga harus mengerem melewati garis batas lintasan di tikungan 1. Saya kehilangan keseimbangan bagian depan motor sesaat, tetapi bisa langsung bangkit dan melaju dengan tegak di atas sirkuit. Saya bilang pada diri saya untuk menjaga ritme dan jika ada pembalap yang menyalip, ya sudah biarkan. Saya tidak mau ambil resiko besar untuk memimpin di awal balapan. Namun, ketika saya sudah mulai bisa menjaga ritme, saya tidak sadar jarak antara saya dan pembalap di belakang terpaut 13 detik! Gila sekali buat saya, tetapi sejak saat itu saya yakin tim kami akan mendapatkan posisi atas di balapan kali ini. Akhir pekan itu sangatlah berkesan dan akan saya ingat selamanya! Ketika saya melewati garis finish rasanya beban besar yang ada di pundak saya hilang begitu saja. Lega sekali rasanya. Yang paling menyenangkan buat saya adalah bisa memimpin balapan dua kali dan momen yang paling memuaskan adalah bisa berdiri di podium bersama rekan-rekan saya, Christoffer Bergman dan Axel Maurin, dan mengetahui bahwa segala kerja keras kami akhirnya terbayarkan. Saya berterima kasih kepada semua pihak yang terlibat di Wójcik Racing Team. Ini adalah pencapaian yang luar biasa untuk tim yang relatif baru. Saya tidak sabar untuk balapan di Sepang!”