Black Akui Tak Menyangka Bisa Raih Podium di Suzuka

2022-08-13T12:00:57+02:00Agustus 13th, 2022|2022|

Gregg Black menganggap bahwa perolehan podium ketiga Yoshimura SERT Motul di Coca-Cola Suzuka 8 Hours Endurance Race ke-43 akhir pekan lalu adalah hal yang “tidak terduga” setelah diterpa persoalan panjang menuju ronde ketiga FIM Endurance World Championship.

Black datang ke Jepang hanya untuk menjalankan tugas sebagai kapten tim setelah posisinya bersama Sylvain Guintoli dan Xavier Siméon digantikan oleh bintang Suzuki Kazuki Watanabe. Namun, Guintoli terpaksa absen karena cedera dan Siméon tidak dapat berkompetisi setelah ia dinyatakan positif COVID-19 sehingga Black dipanggil untuk balapan dengan Watanabe sebagai lini khusus dua rider.

Terlepas dari kendala lini rider dan start di urutan ke-22, tim juara bertahan EWC ini sempat memimpin berkat aksi pembuka spektakuler dari Black yang menyalip 15 rider di depannya di lap pembuka saja.

Setelah mengambil alih GSX-R1000R (Bridgestone) dari Black, Watanabe yang sudah berpengalaman di sirkuit ini langsung melesat.

Bahkan di tengah cuaca panas yang menyengat dan dihadapkan pada kerugian fisik karena tidak memiliki rider ketiga, Yoshimura SERT Motul pantang menyerah agar bisa finis di podium. Akhirnya, kesempatan yang dinanti pun tiba satu jam sebelum balapan usai ketika YART – Yamaha Official Team EWC yang sebelumnya menempati urutan ketiga harus mundur dari balapan karena bertabrakan dengan rider paling belakang.

“Balapan yang luar biasa dengan hasil yang sedikit tidak terduga mengingat kondisinya,” kata Black, rider Prancis kelahiran Inggris. “Saya datang ke sini sebagai pemimpin tim. Saya akhirnya ikut serta dalam latihan dan balapan. Kami awalnya mengincar kemenangan, tetapi mundurnya Xavier dan Sylvain memaksa kami mengubah rencana. Kami ingin mendapatkan poin sebanyak mungkin. Sejak awal balapan, kami berhasil melaju dengan baik. Dua motor terdepan memiliki kecepatan yang sangat tinggi, tetapi tim-tim ini tidak bersaing untuk gelar kejuaraan. Tujuan mereka berbeda dengan kami. Bersaing dengan mereka cukup sulit, tetapi kami mampu mempertahankan diri dengan baik. Kami juga memanfaatkan sisa balapan di jam terakhir. Podium ketiga ini adalah hasil yang sangat bagus karena balapannya cukup menguras fisik dan sulit untuk tetap fokus sampai akhir. Tim dan motor kami bekerja sempurna. Dalam balapan ketahanan, Anda harus percaya pada diri sendiri dan tidak menyerah. Itulah yang kami lakukan dan hasilnya membuktikan hal itu.”